Siapkan Diri Nilai Tertinggi UTBK!

Untuk mempersiapkan diri mengikuti SBMPTN 2022 dengan nilai UTBK tertinggi sehingga dapat masuk ke PTN yang diidam-idamkan.

Memilih Tempat Liburan yang Tepat untuk Anak

Para orang tua diharapkan dapat memilih tempat liburan untuk anak-anaknya yang bernilai pendidikan.

Contoh Format KKM

Untuk aplikasi penghitungan KKM dapat disimak di youtube dengan link https://youtu.be/npQGdI2LcXQ

Contoh Format Jurnal/ Agenda Harian Guru

Untuk aplikasi jurnal/ agenda harian guru dapat disimak di youtube dengan link berikut https://youtu.be/cpDCN-G0X48

Kamis, 24 November 2022

CONTOH TEKS HIKAYAT (Membandingkan Nilai-nilai dan Kebahasaan Hikayat dan Cerpen)

Hikayat Patani


Hatta antara berapa tahun lamanya baginda di atas takhta kerajaan itu, maka baginda pun berputera tiga orang, dan yang tua laki-laki bernama Kerub Picai Paina dan yang tengah perempuan bernama Tuanku Mahajai dan bungsu laki-laki bernama Mahacai Pailang.

                Hatta berapa lamanya maka Paya Tu Naqpa pun sakit merkah segala tubuhnya, dan beberapa segala hora dan tabib mengobati tiada juga sembuh. Maka baginda pun memberi titah kepada bendahara suruh memalu canang pada segala daerah negeri: barang siapa bercakap mengobati baginda, jikalau sembuh, raja ambilkan menantu.

                Arkian maka baginda pun sangat kesakitan duduk tiada ikrar. Maka bendahara pun segera bermohon keluar duduk di balairung menyuruhnya temenggung memalu canang, ikut seperti titah baginda itu. Arkian maka temenggung pun segera bermohon keluar menyuruhkan orangnya memalu canang. Hatta maka canang itu pun dipalu oranglah pada segerap daerah negeri itu, tujuh hari lamanya, maka seorang pun tiada bercakap.

Maka orang yang memalu canang itu pun berjalan lalu di luar kampung orang Pasai yang duduk di biara Kampung Pasai itu. Syahdan antara itu ada seorang Pasai bernama Syaikh Sa’id. Setelah didengarnya oleh Syaikh Sa’id seru orang yang memalu canang itu, maka Syaikh Sa’id pun keluar berdiri di pintu kampungnya. Maka orang yang memalu canang itu pun lalulah hamper pintu Syaikh Sa’id itu.

Maka kata Syaikh Sa’id, “Apa kerja tuan-tuan memalu canang ini?”

Maka kata penghulu canang itu, “Tiadakah tuan hamba tahu akan raja di dalam negeri ini sakit. Merkah segala tubuhnya? Berapa segala hora dan tabib mengobati dia tiada juga mau sembuh. Jangankan sembuh, makin sangat pula sakitnya. Dari karena itulah maka titah raja menyuruh memalu canang ini, maka barang siapa bercakap mengobati raja itu, jikalau sembuh penyakitnya, diambil raja akan menantu.”

Maka kata Syaikh Sa’id, “Kembalilah sembahkan kepada raja, yang menjadi menantu raja itu hamba tiada mau, dan jikalau mau raja masuk agama Islam, hambalah cakap mengobat penyakit raja itu.”

Setelah didengar oleh penghulu canang itu, maka ia pun segera kembali bersembahkan kepada tumenggung seperti kata Syaikh Sa’id itu. Arkian maka tumenggung pun dengan segeranya pergi maklumkan kepada bendahara seperti kata penghulu canang itu. Setelah bendahara mendengar kata tumenggung itu, maka bendahara pun masuk menghadap baginda menyembahkan seperti kata temenggung itu.Maka titah baginda, “Jikalau demikian, segeralah bendahara suruh panggil orang Pasai itu.

Arkian maka Syaikh Sa’id dipanggil oranglah. Hatta maka Syaikh Sa’id pun datanglah menghadap raja.

Maka titah raja pada Syaikh Sa’id, “Sungguhkah tuanhamba bercakap megobati penyakit hamba ini?”

Maka sembah Syaikh Sa’id, “Jikalau tuanku masuk agama Islam, hambalah mengobat penyakit Duli Syah ‘Alam itu.”

Maka titah raja, “Jikalau sembuh penyakit hamba ini, barang kata tuanhamba itu hamba turutlah.”

Setelah sudah Syaikh Sa’id berjanji dengan raja itu, maka Syaikh Sa’id pun duduklah mengobat raja itu. Ada tujuh hari lamanya, maka raja pun dapatlah keluar dihadap oleh menteri hulubalang sekalian. Arkian maka Syaikh Sa’id pun bermohonlah kepada baginda, lalu kembali ke rumahnya. Antara beberapa hari lamanya maka penyakit raja itu pun sembuhlah. Maka raja pun mungkirlah ia akan janjinya dengan Syaikh Sa’id itu.

Hatta ada dua tahun lamanya, maka raja pun sakit pula, seperti dahulu itu juga penyakitnya. Maka Syaikh Sa’id pun disuruh panggil pula oleh raja. Telah Syaikh Sa’id dating, maka titah baginda, “Tuan obatlah penyakit hamba ini. Jikalau sembuh penyakit hamba sekali inibahwa barang kata tuanhamba itu tiadalah hamba lalui lagi.”

Maka kata Syaikh Sa’id, “Sungguh-sungguh janji Tuanku dengan patik, maka patik mau mengobati Duli Tuanku. Jikalau tiada sungguh-sungguh seperti titah Duli Tuanku ini, tiadalah patik mengobat dia.”

Setelah didengar raja sembah Syaikh Sa’id itu demikian, maka raja pun berteguh-teguhan janjilah dengan Syaikh Sa’id. Arkian maka Syaikh Sa’id pun duduklah mengobat raja itu. Ada lima hari maka Syaikh Sa’id pun bermohonlah pada raja kembali ke rumahnya. Hatta antara tengah bulan lamanya, maka penyakit raja itu pun sembuhlah. Syahdan raja pun mungkir akan janjinya dengan Syaikh Sa’id itu.

Hatta antara setahun lamanya maka raja itu pun akit pula, terlebih daripada sakit yang dahulu itu, dan duduk pun tiada karar barang seketika. Maka Syaikh Sa’id pun disuruh panggil oleh raja pula. Maka kata Syaikh Sa’id pada hamba raja itu, “Tuanhamba pergilah sembahkan ke bawah Duli Raja, tiada hamba mau mengobati raja itu lagi, karena janji raja dengan hamba tiada sungguh.”

Hatta maka hamba raja itu pun kembalilah. Maka segala kata Syaikh Sa’id itu semuanya dipersembahkannya kepada raja.

Maka titah raja kepada bentara, Pergilah engkau panggil orang Pasai itu, engkau katakannya padanya jikalau sembuh penyakit ku sekali ini, tiadalah kuubahkan janjiku dengan dia itu. Demi berhala yang kusembah ini, jikalau aku mengubahkan janjiku ini, janganlah sembuh penyakitku ini selama-lamanya.”

Arkian maka bentara pun pergilah menjunjungkan segala titah raja itu kepada Syaikh Sa’id. Maka kata Syaikh Sa’id, “Baiklah berhala tuan raja itulah akan saksinya hamba. Jikalau lain kalanya tiadalah hamba mau mengobat raja itu.”

Hatta maka Syaikh Sa’id pun pergilah menghadap raja. Setelah Syaikh Sa’id dating, maka titah raja, “Tuan obatilah penyakit hamba sekali ini. Jikalau sembuh penyakit hambaini, barang yang tuan kata itu bahwa sesungguhnya tiadalah hamba lalui lagi.”

Maka kata Syaikh Sa’id, “Baiklah biarlah patik obat penyakit Duli Tuanku. Jikalau sudah sembuh Duli Tuanku tiada masuk agama Islam sekali ini juga. Jika dating penyakit tuanku kemudian harinya, jika Duli Tuanku bunuh patik sekali pun, ridhalah patik, akan mengobat penyakit tuanku itu, patik mohonlah!”

Maka titah raja, “Baiklah mana kata tuan itu, hamba turutlah.”

Setelah itu maka raja pun diobat pula oleh Syaikh Sa’id itu. Hatta antara tiga hari lamanya maka Syaikh Sa’id pun memohon pada raja. Kembali ke rumahnya. Hatta antara dua puluh hari lamanya maka penyakit raja itu pun sembuhlah.

Sebermula ada sebulan selangnya, maka pada suatu hari raja bersemayam di balairung diadap oleh segala menteri hulubalang dan rakyat sekalian. Maka titah Baginda, “Hai segala menteri hulubalangku, apa bicara kamu sekalian, karena aku hendak mengikut agama Islam?”

Maka sembah sekalian mereka itu, “Daulat Tuanku, mana titah patik sekalian junjung, karena patik sekalian ini hamba pada kebawah Duli Yang Mahamulia.”

Hatta setelah raja mendengar sembah segala menteri hulubalang itu, maka baginda pun terlalulah sukacita, lalu berangkat masuk ke istana.

Setelah datanglah keesokan harinya, maka baginda pun memerintahkan bentara kanan pergi memanggil Syaikh Sa’id, serta bertitah pada bendahara suruh menghimpunkan segala menteri hulubalang dan rakyat sekalian. Maka baginda pun semayam di balairung diadap oleh rakyat sekalian. Pada tatkala itu Syaikh Sa’id pun datanglah menghadap raja diiringkan oleh bentara. Setelah Syaikh Sa’id itu dating maka raja pun sangat memuliakan Syaikh Sa’id itu. Maka titah Baginda, “ Ada pun hamba memanggil tuanhamba ini, karena janji saya dengan tuanhamba ini hendak masuk agama Islam itulah.

Setelah Syaikh Sa’id mendengar titah raja demikian itu, maka Syaikh Sa’id pun itu mengucup tangan raja itu, lalu dijunjungnya. Sudah itu maka diajarkanlah kalimatsyahadat oleh Syaikh, demikian bunyinya: “Asyhadu an la Ilaaha illallaahu wa asyhaduanna Muhammadan rasulullaah.”

Maka raja pun kararlah membawa agama Islam. Setelah sudah raja  mengucap kalimat syahadat itu, maka Syaikh Sa’id pun mengajarkan kalimat syahadat kepada segala menteri hulubalang dan rakyat yang ada hadir itu pula.

Telah selesailah Yaikh Sa’id dari pada mengajarkan kalimat syahadat pada segala mereka itu, maka sembah Syaikh Sa’id, “Ya Tuanku Syah ‘Alam, baiklah tuanku bernama mengikuti nama Islam, karena Tuanku sudah membawa agama Islam supaya bertambah berkat Duli Tuanku beroleh syafa’at dari Muhammad Rasul Allah sallallaahu “alaihi wa sallama di akhirat jemah.”

Maka titah baginda, “JIkalau demikian, tuanhambalah memberi nama akan hamba.”

Arkian maka nama raja itu pun diberi nama oleh Syaikh Sa’id, Sultan Isma’il Syah Zilullah Fi l’Alam. Setelah sudah Syaikh Sa’id memberi nama akan raja itu, maka titah baginda, “Anak hamba ketiga itu baiklah tuanhamba beri nama sekali, supaya sempurnalah hamba membawa agama Islam.”

Maka kembali Syaikh Sa’id, “ Barang bertambah kiranya daulat sa’adat Duli Yang Mahamulia, hingga dating kepada kesudahan zaman paduka anakanda dan cucunda Duli Yang Mahamulia karar sentosa di atas takhta kerajaan di negeri PataninDarussalam.”

Arkian maka Syaikh Sa’id pun memberi nama akan paduka anakanda baginda yang tua itu Sultan Mudhaffar Syah dan yang tengah perempuan itu dinamainya Sitti’A’isyah dan yang bungsu laki-laki dinamainya Sultan Manzur Syah. Setelah sudah Syaikh Sa’id memberi nama akan anakanda baginda itu, maka baginda pun mengaruniai akan Syaikh Sa’id itu terlalu banyak dari pada emas perak dan kain yang indah-indah. Hatta maka Syaikh Sa’id pun bermohonlah pada raja, lalu kembali ke rumahnya di biara Kampung Pasai.

Syahdan pada zaman itu segala rakyat yang di dalam negeri juga yang membawa agama Islam, dan segala rakyat yang di luar daerah negeri seorang pun tiada masuk Islam. Adapun raja itu sungguhpun ia membawa agama Islam, yang menyembah berhala dan makan babi itu juga yang ditinggalkan. Lain dara pada itu segala pekerjaan kafir itu suatu pun tiada diubahnya

                                                                                            Sumber: Hikayat Seribu Satu Malam


Sabtu, 19 November 2022

Contoh Teks Pidato/ Ceramah

 

Berkaca dari Pemimpin Terdahulu

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

        Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Alloh SWT yang telah memberi nikmat sehat, nikmat umur serta nikmat ilmu. Tak lupa sholawat serta salam kita sampaikan kepada Nabi kita Nabi besar Muhammad SAW. Kepada para sahabat-sahabatnya serta sampai kepada kita sebagai umatnya.

Yang terhormat para dewan juri, para pembimbing serta para hadirin yang Alloh muliakan. Mengawali pidato ini saya akan menyampaikan sebuah pantun.

Jalan-jalan ke Malaysia

Tidak lupa membeli arloji

Kami bangga menjadi anak Indonesia

Negeri sejahtera lohjinawi

        Aamiin! Mudah-mudahan pantun saya ini menjadi doa menggema ke seluruh negeri ini dan terkabulkan. Hiduplah Indonesiaku, hiduplah negeriku, hiduplah bangsaku. Indonesia menjadi negeri sejahtera rakyatnya, sejahtera pemimpinnya.

Setiap generasinya selalu cinta tanah air,

dengan lantunan ayat-ayat Al-qur’an selalu mengalir,

para petani menghasilkan beras yang berbulir,

meskipun pejabat selalu bergulir,

seperti piala bergilir.

Hadirin yang dimuliakan Alloh,

        Dalam pelajaran sejarah diceritakan bahwa pencetus kemerdekaan yaitu Ir. Soekarno dan M. Hatta. Perjuangan mereka tidak terlepas dari kontribusi para pemuda Indonesia yang berjuang merebut kemerdekaan RI. Oleh karena itu setiap tanggal 17 Agustus selalu diperingati HUT RI dengan berbagai perayaan yang meriah. Mudah-mudahan dengan perayaan setiap tahun ini dapat menebalkan komitmen kita demi agama dan bangsa karena bangsa tanpa agama akan buta. Setiap jengkal tanah dan setiap hembusan nafas bangsa ini akan senantiasa mengikuti arahan para alim ulama dan kiyai pendiri bangsa ini.

Hadirin yang dirahmati Alloh

        Oleh karena itu hubbul wathon minal iman, yang artinya mencintai negeri itu sebagian dari iman perlu ditanam ke setiap generasi muda. Diawali dengan mencintai agama akan mengakar menjadi cinta terhadap negara. Hal ini bertujuan untuk memperkokoh ketahanan negara. Karena bagaimanapun juga generasi muda adalah tulang punggung negara.

        Untuk menanamkan rasa cinta tanah air dapat dimulai dengan mengenal para pemimpin terdahulu. Seperti telah kita ketahui Indonesia telah mengalami tujuh kali pergantian presiden mulai dari presiden Soekarno, presiden Soeharto, presiden B.J Habibie, presiden Abdul Rahman Wahid, presiden Megawati, presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan saat ini presiden Joko Widodo. Mereka pernah memiimpin negara Indonesia dengan gaya mereka masing-masing. Tahun 2024 bangsa Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi untuk memilih presiden yang ke delapan. Kita hanya dapat berdoa mudah-mudahan siapapun presiden yang terpilih merupakan presiden yang amanah, cinta terhadap agama, cinta terhadap negara dan memajukan Indonesia menjadi lebih baik.

        Diantara semua pemimpin yang ada baik di Indonesia maupun di dunia, hanyalah satu pemimpin yang wajib kita teladani, yang dikenal dengan uswatun hasanah, Beliau tiada lain tiada bukan hanyalah Nabi Muhammad SAW. Seperti yang tercantum dalam Q.S Al Fath ayat 28:

        Artinya:

        “Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Alloh sebagai saksi.” (Q.S Al-Fath, 48: 28)

        Dari ayat tersebut jelaslah hanya Nabi Muhammad SAW seorang pemimpin yang patut diteladani untuk memenangkan semua agama. Hanya Nabi Muhammad yang membawa petunjuk kebenaran terutama untuk mencintai negeri ini. Mempersatukan bangsa ini.

Hadirin yang dirahamati Alloh

        Kepemimpinan Nabi Muhammad ini diakui pula keberhasilannya oleh bangsa barat. Michael Heart dalam bukunya "The Hundred a ranking of the most inflencial person in history" menempatkan Muhammad sebagai manusia pertama dari seluruh orang atau Manusia besar yang pernah terlahir di dunia ini, dengan alasan “He was the only man in history who was suprenely succesful in both religious and secular level” yang artinya hanya Muhammad sajalah dalam sejarah manusia yang benar-benar berhasil besar dalam agama dan kemasyarakatan.

 

Hadirin yang dirahamati Alloh

        Oleh karena itu kita sebagai generasi muda tidak perlu jauh-jauh mencari teladan untuk menjaga ketahanan negeri ini. Cukuplah dengan memilih para pemimpin yang meneladani sifat-sifat Rasul. Dengan pemimpin yang amanah akan menciptakan negeri yang aman, sejahtera dan lohjinawi. Dengan demikian ketahanan negara akan terjaga sehingga dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi generasi penerusnya.

 

Hadirin yang dirahmati Alloh,

        Sudah selayaknya bangsa ini berbangga hati dengan ketahanan negeri ini. Kita sebagai generasi muda harus mengembangkan rasa cinta tanah air salah satunya dengan mengembangkan rasa percaya diri dan memiliki keyakinan dapat berprestasi di berbagai bidang. Mudah-mudahan harapan ini dapat terkabul… aamiin!

        Demikian yang dapat saya sampaikan, Billahibittaqualloh. Wassalamu’alikum Wr.Wb.

 

Kamis, 04 Agustus 2022

 CAPAIAN PEMBELAJARAN UNTUK FASE E MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

KELAS X MA/ SMA

ELEMEN

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Menyimak

Peserta didik mampu mengevaluasi dan mengkreasi informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang akurat dari menyimak berbagai jenis teks (non fiksi dan fiksi) dalam bentuk monolog, dialog dan gelar wicara

Membaca dan Memirsa

Peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa gagasan pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesandari berbagai jenis teks, misalnya deskripsi, laporan, narasi, rekon, eksplanasi, eksposisi, dan diskusi dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna tersurat dan tersirat. Peserta didik menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan simpati, peduli, empati dan/ atau pendapat pro/kontra dari teks visual atau audiovisual secara kreatif. Peserta didik menggunakan sumber lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan isi teks.

Berbicara dan Mempresentasikan

Peserta didik mampu mengolah dan menyajikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan, atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, perumusan masalah, dan solusi dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. Peserta didik mampu mengkreasi ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam berkomunikasi. Peserta didik berkontribusi lebih aktif dalam berdiskusi dengan mempersiapkan materi diskusi, melaksanakan tugas dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik mampu mengungkapkan simpati, empati, peduli, perasaan, dan penghargaan secara kreatif dalam bentuk teks fiksi dan nonfiksi multimodal.

Menulis

Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk teks informasional dan/ atau fiksi. Peserta didik mampu menulis teks eksposisi hasil penelitian dan teks fungsional dunia kerja. Peserta didik mampu mengalihwhanakan satu teks ke teks lainnya untuk tujuan ekonomi kreatif. Peserta didik mampu menerbitkan hasil tulisan di media masa cetak maupun digital.

 

Senin, 25 Juli 2022

Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka 

            Lagi-lagi dunia pendidikan dipusingkan dengan perubahan kurikulum. Setiap ganti menteri pasti ada perubahan kurikulum, padahal itu-itu juga hanya ganti nama. Itulah celotehan yang sering kita dengar di kalangan masyarakat. Mari kita simak yuk mengapa kurikulum harus berubah-ubah? 
        Manusia merupakan makhluk social, pastinya akan mengalami perubahan di berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan misalnya. System pendidikan pada setiap generasi berbeda-beda karena hal tersebut dipengaruhi oleh lingkungan, karakteristik anak didik, dan perkembangan IPTEK. Zaman dahulu masyarakat tidak mengenal alat komunikasi gawai. Untuk berkomunikasi mereka menggunakan surat, maka ada jasa POS. maka dalam materi pelajaran ada materi surat menyurat yaitu cara penulisan telegram. Materi ini diperlukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada saat itu. Sekarang masyarakat telah mengenal gawai atau kata lain hand phone (HP). Alat ini digunakan untuk berkomunikasi. Dengan adanya alat komunikasi ini PT POS Indonesia hampir gulung tikar karena surat menyurat tidak diperlukan lagi. Apalagi telegram untuk mengirim pesan singkat dan cepat tidak dilirik lagi karena sudah terganti dengan pesan melalui whatsapp (WA). Dengan demikian materi telegram dalam pelajaran tidak dibutuhkan lagi. Tentunya hal ini akan mengubah tatanan kurikulum dalam pendidikan. Itulah salah satu alasan mengapa kurikulum pendidikan harus berubah-ubah dari masa ke masa. Nah, sekarang kita akan mengkaji alasan kurikulum merdeka harus muncul. Apa perlu diterapkan atau tidak? 
        Berdasarka hasil dari PISA (Programme for international Student Assesment) bahwa 70 % siswa berusia 15 tahun berada di bawah kompetensi minimum dalam memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Dalam jangka waktu sepuluh sampai lima belas tahun skor PISA ini tidak mengalami perubahan secara signifikan. Tentunya data ini menunjukkan kurangnya kemampuan literasi dan numerasi anak didik di Indonesia. Belum keluar dari masalah tersebut, keadaan pendidikan di Indonesia diperparah lagi oleh pandemic Covid-19. Seperti yang telah kita ketahui gara-gara pandemic ini hampir dua tahun anak-anak didik kita mengalami ketertinggalan pembelajaran (Learning Loss). Dalam masa pemulihan pembelajaran akhirnya kemendikbudristek menawarkan tiga jenis kurikulum yang dapat digunakan di sekolah-sekolah untuk mengatasi learning loss tersebut. Kurikulum tersebut yaitu kurikulum 2013, kurikulum darurat (kurikulum 2013 yang disederhanakan), dan kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka dianggap sebagai kurikulum yang dapat menjawab masalah yang timbul karena learning loss tadi. Namun pemerintah tidak memaksakan, itu pun dapat dilaksanakan bagi sekolah-sekolah yang bersedia. Kurikulum merdeka yang sebelumnya disebut kurikulum prototype memiliki kerangka yang fleksible sekaligus berfokus pada materi yang esensial dan pengembangan karakter pada peserta didik. 

Berikut link yang memuat Capaian Pembelajaran tiap fase pada masing-masing pelajaran.
https://mulyatiyetiguruku.blogspot.com/2022/08/capaian-pembelajaran-untuk-fase-e-mata.html

Minggu, 13 Februari 2022

 



Kamis, 27 Januari 2022

MENGENAL LEBIH DEKAT KURIKULUM PROTOTIPE

PEMBAGIAN FASE PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM PROTOTIPE

Guru Tak Perlu Menyusun RPP Lagi!



Pada Tahun Pelajaran ini kurikulum prototype belum diterapkan secara merata pada setiap sekolah. Pihak pemerintah memberikan keleluasaan pada tiap satuan pendidikan untuk memilih kurikulum yang tepat sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah masing-masing. Namun demikian, para pemangku satuan pendidikan perlu mengetahui dan memahami alur dari kurikulum prorotipe ini sebagai bahan pertimbangan selanjutnya.

Dalam kurikulum prototype dikenal istialah KOSP yaitu singkatan dari Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan. Sebelumnya pada kurikulum 2013 istilah ini dikenal dengan KTSP atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Dalam KOSP terdapat Capaian Pembelajaran (CP) kalau dalam kurikulum 2013 setingkat dengan KI/ KD. Capaian Pembelajaran (CP) dijabarkan dalam kurikulum opernasional.  Dalam kurikulum operasional dijabarkan tujuan pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran. Kurikulum operasional dan alur tujuan pembelajaran memiliki fungsi yang sama dengan silabus yaitu sebagai perencanaan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran dimuat dalam modul ajar. Modul ajar ini merupakan perangkat pembelajaran yang lengkap yang telah disediakan oleh pemerintah. Modul ajar ini dapat dipadankan dengan RPP namun komponennya lebih lengkap dari pada RPP. Dengan demikian kurikulum prototype ini tidak membebani para guru untuk menyusun RPP.

Kurikulum prototype memiliki tujuh fase Capaian Pembelajaran (CP) yang akan dilewati oleh setiap jenjang satuan pendidikan. Fase pertama yaitu fase pondasi. Fase ini terdapat pada usia pra sekolah dan taman kanak-kanak. Capaian Pembelajaran (CP) pada fase ini yaitu “merdeka bermain, merdeka belajar. Belajar-bermain berbasis buku bacaan anak”. Pada fase ini anak bereksplorasi dengan lingkungan sekitar, sentra, kelompok, area, dan sebagainya.

Fase kedua yaitu fase A. Fase ini untuk jenjang kelas I dan II SD/ MI. Fase ketiga yaitu fase B pada jenjang kelas III dan IV SD/ MI. Fase keempat yaitu fase C pada jenjang kelas V dan VI SD atau MI. Pada fase A, B, C atau pada jenjang SD ini terjadi perubahan mata pelajaran yaitu mata pelajaran IPA dan IPS digabung menjadi pelajaran IPAS yaitu Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Untuk pengorganisasian muatan pelajaran dapat memilih menggunakan temati atau berbasis mata pelajaran. Hal ini diserahkan pada sekolah masing-masing.

Selanjutnya fase kelima yaitu fase D terdapat pada jenjang SMP/ MTs kelas VII,VIII, dan IX. Pada fase ini pelajaran computer dijadikan pelajaran wajib. Adapun guru yang mengajar boleh guru yang latar belakang pendidikan bukan jurusan computer namun memiliki kemampuan yang mumpuni.

Keenam fase E terdapat pada jenjang SMA/ MA kelas X. Pada fase ini belum ada peminatan. Semua siswa mengampu semua mata pelajaran wajib termasuk mata pelajaran IPA yaitu Fisika,Kimia, dan Biologi serta pelajaran IPS yaitu Sosiologi, Ekonomi, Sejarah dan Geografi. Pada fase ini siswa mempersiapkan diri untuk memilih jurusan peminatan nanti di kelas XI. Di sini siswa harus berkonsultasi dengan guru BK.

Fase terakhir yaitu fase F terdapat pada jenjang SMA/ MA kelas XI dan XII. Pada fase ini siswa memilih mata pelajaran dari minimum 2 kelompok pilihan. Adapun kelompok mata pelajaran yang direkomendasikan yaitu:

1.  MIPA yang meliputi mata pelajaran Matematika Peminatan, Fisika, Kimia, Biologi, dan Informatika.

2. IPS yang meliputi mata pelajaran Sosiologi, Antropologi, Ekonomi, dan Geografi.

3. Bahasa dan Budaya meliputi mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, dan Bahasa Asing lainnya.

4. Vokasi/ Karya kreatif meliputi mata pelajaran Budidaya, rekayasa dan sebagainya.

5. Seni dan Olah raga. Untuk kelompok mata pelajaran ini khusus untuk sekolah-sekolah yang ditetapkan pemerintah.

Itulah hal-hal yang perlu diketahui oleh para pemangku pendidik untuk menentukan kebijakan pada setiap satuan pendidikan. Tentunya melalui berbagai pertimbangan dan aspek-aspek pendukung.

 


KEBIJAKAN KURIKULUM PROTOTIPE 2022

Sedikit Mengintip Kurikulum Prototipe 

Awal tahun 2022 dunia pendidikan dihebohkan dengan pergantian kurikulum baru yang dikenal dengan kurikulum prototype. Sebagian besar tenaga pendidik menepuk jidat, “Baru saja paham kurikulum kemarin datang lagi kurikulum baru”. Namun, sebagian lagi ada yang menyambut dengan tangan terbuka. Mereka beranggapan kurikulum baru ini sebagai angin segar untuk memperbaiki pendidikan Indonesia yang mengalami Learning Loss akibat pandemic Covid-19. 

Perbedaan pendapat itu sah-sah saja bergantung pada sudut pandang masing-masing. Namun sebagai tenaga pendidik jangan menutup mata dengan perubahan ini. Mau tidak mau kita harus dapat mengikuti alur yang telah dicanangkan pemerintah. Dengan perubahan kurikulum ini menuntut para tenaga pendidik untuk belajar dan terus belajar. Meskipun sudah menjadi guru harus terus belajar. 

Pelaksanaan kurikulum prototype ini tidak sekonyong-konyong harus dilaksanakan oleh semua sekolah. Kurikulum prototype akan dilaksanakan secara bertahap yang dimulai dari sekolah penggerak. Hal ini bertujuan untuk mengevalusi keefektifan kurikulum ini. 

Pemerintah memberikan kebebasan untuk memilih kurikulum disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah. Sesuai dengan Kepmendikbud Nomor 719/P/2020 setiap satuan pendidikan dapat memilih kurikulum 2013 secara penuh atau menggunakan kurikulum darurat yaitu kurikulum 2013 yang disederhanakan oleh Kemendikbudristek. Untuk pilihan ketiga pemerintah menyerahkan pada masing-masing satuan pendidikan untuk menyederhanakan kurikulum secara mandiri. 

Untuk tahun 2022 sampai 2024 pemerintah menyodorkan kurikulum prototip sebagai opsi tambahan bagi satuan pendidikan untuk melakukan pemulihan pembelajaran. Bagi satuan pendidikan yang akan mengikuti program ini harus mendaftar terlebih dahulu dan setiap kepala sekolah akan mengikuti tes. Bagi kepala sekolah yang lolos, sekolah yang dipimpinnya akan menjadi sekolah penggerak dan mengikuti berbagai pelatihan. Keefektifan kurikulum ini akan dievaluasi pada tahun 2024.

Senin, 24 Januari 2022

TES POTENSI SKOLASTIK UTBK II

PENALARAN VERBAL DAN PENGGUNAAN BAHASA 
2. ANTONIM 

Antonym atau lebih dikenal dengan lawan kata merupakan tes skolastik jenis kedua. Bagian jenis tes ini untuk mengukur kemampuan siswa dalam mencari lawan kata. 
Contoh: 
INTROVER>< …. 
A. terbuka
B. tertutup
C. ceria
D. sedih
E. familier 

Jawaban: A Dalam KBBI intover artinya bersifat suka memendam rasa dan pikiran sendiri dan tidak mengutarakan kepada orang lain; bersifat tertutup. Jadi untuk antonym (lawan kata) adalah terbuka.

TES POTENSI SKOLASTIK I

 

PENALARAN VERBAL DAN PENGGUNAAN BAHASA

A. Penalaran Verbal

Penalaran verbal merupakan salah satu Tes Potensi Skolastik (TPS) untuk mengukur kemampuan siswa dalam pemahaman bahasa dengan menggunakan dua penalaran dalam bentuk-bentuk konsep yang dibingkai dalam kata-kata sederhana. Penalaran verbal ini meliputi tes padanan kata (sinonim), tes lawan kata (antonym), dan tes analogi verbal.

1. Sinonim

                Sinonim atau padanan kata merupakan persamaan makna kata. Tes padanan kata ini bertujuan untuk menilai kemampuan siswa mencari kata yang bermakna  sama atau berdekatan maknanya.

Contoh:

NANAR= ….

A. kosong            B. bingung           C. berani              D. tajam               E. sombong

Jawaban: B

Nanar dalam KBBI bermakna berasa pusing, agak hilang akal, tercengang-cengang atau bingung. Jadi makna yang mendekati adalah bingung.


Jumat, 31 Desember 2021

Cara Daftar UTBK-SBMPTN dan Jadwal Pendaftarannya

 Sambut Tahun Baru 2022 dengan Semangat UTBK 2022

Pada akhir tahun 2021 ini sebagian besar orang sedang mempersiapkan acara untuk menyambut tahun baru 2022. Euforia ini sudah lazim dilakukan setiap tahun. Berbagai acara diplanning mulai dari acara bersama kantoran, organisasi, keluarga, sahabat, dan perkumpulan lainnya. Terompet kemenangan disiapkan jauh-jauh hari untuk didengungkan nanti pukul 24.00 WIB pada akhir tahun untuk menyambut tahun baru.

Eits, untuk para kaula muda khususnya kelas 12 jangan terlena dengan euphoria tersebut karena ada PR yang harus kalian kerjakan pada tahun 2022 ini. PR apa ya? PR untuk menentukan masa depan kalian yaitu UTBK. Pintu gerbang UTBK sudah mulai dibuka. Oleh karena itu kalian harus mempersiapkan diri mulai dari mental, ilmu, dan biaya.

Apa saja yang harus dipersiapkan pada bulan Januari ini? Pertama kalian harus sudah mulai cek and ricek kuota jurusan yang akan kamu pilih. Ini penting untuk membuat strategi mengikuti UTBK. Kalau kamu yakin dengan kuota  jurusan yang akan kamu ampu masuk dengan perkiraan nilai UTBK (hasil try out), maju terus pantang mundur. Namun jika kamu tidak yakin, buat planning cadangan dengan mengambil jurusan alternative yang sesuai dengan hasil try out UTBK kamu!

Kedua kamu harus mengecek apakah kamu sudah terdaftar di akun LTMPTN? Tahap kedua ini sangat penting sebagai gerbang menuju SBMPTN. Untuk pengecekkan akun LTMPTN ini dapat dikonsultasikan dengan pihak sekolah tempat kamu belajar. Berikut tahapan pendaftaran UTBK 2022 secara lengkap:

  1. Registrasi akun LTMPT. Tahapan ini wajib dilakukan oleh semua calon pendaftar UTBK-SBMPTN dengan menggunakan NISN, NPSN, dan tanggal lahir di laman https://portal.ltmpt.ac.id.
  2. Melakukan login dengan menggunakan akun LTMPT di https://portal.ltmpt.ac.id
  3. Memilih menu verifikasi dan validasi data. Pada bagian ini mengisi biodata, unggah pas foto berwarna terbaru, dan verifikasi biodata.
  4. Memilih menu pendaftaran UTBK-SBMPTN. Pada bagian ini kamu harus melengkapi biodata, memilih program studi, mengunggah portofolio, memilih pusat UTBK PTN, dan mendapatkan slip pembayaran.
  5. Membayar di bank. Biaya UTBK tahun 2022 untuk  Saintek dan Soshum sebesar Rp. 200.000,- dan untuk ujian campuran sebesar Rp. 300.000,-. Untuk pembayaran biaya dilakukan di Bank Mitra  seperti  bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN dengan menggunakan slip pembayaran yang harus dilakukan paling lambat 1x24 jam.  (Bagi jalur KIP kuliah tidak akan dipungut biaya pendaftaran.  Jadi poin 5 akan dilewat lansung ke poin 6).
  6. Mencetak kartu peserta UTBK-SBMPTN dengan cara login ke laman  https://portal.ltmpt.ac.id memilih menu pendaftaran UTBK-SBMPTN.
  7. Mengikuti UTBK dengan jadwal sesuai dengan informasi yang tertera dalam kartu peserta UTBK-SBMPTN.

Itulah langkah-langkah pendaftaran UTBK-SBMPTN yang harus kalian pahami. Jika ada kendala kalian harus menghubungi  orang yang kompeten dibidangnya, misalnya operator sekolah atau panitia pendaftaran di sekolahmu.

Selain itu kalian juga harus mengetahui jadwal tahap-tahap sebelum pelaksanaan UTBK-SBMPTN, berikut jadwalnya:

  1. Tanggal 14 Februari- 17 Maret 2022 registrasi akun LTMPT.
  2. Tanggal 1 Desember 2021- 15 April 2022 sosialisasi UTBK-SBMPTN.
  3. Tanggal 23 Maret- 15 April 2022 pendaftaran UTBK-SBMPTN.
  4. Tanggal 17-23 Mei 2022 pelaksanaan UTBK gelombang I.
  5. Tanggal tanggal 28 Mei- 03 Juni 2022 pelaksanaan UTBK gelombang II.
  6. Tanggal 23 Juni 2022 pengumuman hasil SBMPTN.
  7. Tanggal 25 Juni-31 Juli 2022 masa unduh sertifikat UTBK .

Setelah kalian mengetahui dan memahami tahapan-tahapan pendaftaran UTBK-SBMPTN dan mengetahui jadwalnya, Siapkan diri untuk memahami semua materi  yang berhubungan dengan UTBK. Awali tahun baru ini dengan belajar, belajar dan belajar. Berakit-rakit dahulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Semangat, semoga berhasil!

Rabu, 29 Desember 2021

Contoh Format Jurnal/ Agenda Harian Guru







Sabtu, 25 Desember 2021

Cara Menghitung KKM




 

Jumat, 24 Desember 2021

PROGRAM SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2021-2022

Rabu, 22 Desember 2021

Analisis Program Semester dan Distribusi Jam Pelajaran

Analisis Program Semester

Senin, 15 November 2021

 

Siapkan Diri Nilai Tertinggi UTBK!

 Lolos SBMPTN 2022!

Hai.. hai adik-adik, apa kabarnya? Bagaimana persiapan SBMPTN-nya? Wah sudah tak terasa ya, sekitar  5 bulanan lagi kalian akan menghadapi UTBK. Biasanya UTBK digelar sekitar bulan April. Nah kalian harus pasang strategi dari sekarang. Bagaimana strateginya menghadapi UTBK, lolos SBMPTN? Yuk ikuti terus blog saya ini!

Pada dua hari yang lalu saya telah meluncurkan artikel yang berisi keselarasan  antara anak dan orang tua  untuk lolos SBMPTN. Nah, jika telah terjadi keselarasan antara orang tua dan siswa, semua dikembalikan pada usaha adik-adik untuk mencapai tujuan lolos SBMPTN. Di sini adik-adik harus membuat rancangan kegiatan belajar yang efektif untuk mengoptimalkan waktu yang tersisa lima bulan lagi. Ya, walaupun tergolong telat tidak apalah daripada tidak sama sekali. Strstegi apa sih yang harus disiapkan?


MOTIVASI

Sebetulnya untuk pasang strategi dikembalikan pada motivasi adik-adik. Sebaik apapun strategi jika motivasi kurang tidak akan berhasil. Jadi trik yang pertama adalah tanamkan dan tekadkan pada diri masing-masing “Saya harus lolos SBMPTN dengan nilai UTBK yang terbaik”.  Jika perlu kalimat itu tulis pada kertas dengan ukuran huruf besar, kemudian tempel di ruangan yang sering kita lewati atau yang sering kita pakai, misalnya di kaca cermin.

BUAT JADWAL BELAJAR

Selanjutnya strategi kedua, adik-adik harus merancang jadwal belajar. Jadwal belajar harus dibagi dua, yaitu belajar untuk pelajaran sekolah dan belajar khusus untuk menghadapi UTBK. Mengapa harus terpisah? Sesuai dengan pengalaman, soal-soal UTBK akan berbeda dengan ujian-ujian di sekolah. Meskipun basicnya materi dari sekolah namun soal-soal UTBK lebih condong ke analitik yang membutuhkan kecerdasan literasi yang lebih tinggi. Oleh karena itu untuk belajar persiapan UTBK lebih baik dengan mengerjakan soal-soal tahun lalu. Kegiatan ini dapat dilakukan secara off line atau on line. Misalnya off line dengan cara download soal-soal dan cara penyelesaiannya  kemudian dipelajari sendiri. On line, misalnya dengan mengikuti bimbel on line atau melihat video-video cara menyelesaikan soal UTBK.

CARI TUTOR UNTUK MEMBIMBING BELAJAR KITA

Bagaimana pun cerdasnya anak, pasti akan membutuhkan seseorang untuk berkonsultasi. Ini sesuai dengan fitrahnya, bahwa manusia sebagai makhluk social. Oleh karena itu cari pembimbing yang dapat menunjukkan arah cara belajar kita atau memecahkan soal yang benar-benar tidak kita pahami.  Untuk mencari tutor ini lebih baik mengikuti bimbingan belajar di lembaga-lembaga yang terpercaya di daerah adik-adik. Untuk mencari lembaga bimbel ini bisa referensi dari kakak kelas yang sudah lulus atau testimony dari siswa-siswa yang sudah lolos ke PTN. Jangan asal-asalan dalam memilih lembaga bimbel karena ini menentukan masa depan adik-adik.

IKUTI TRY OUT UTBK SECARA RUTIN

Untuk mengecek kemampuan kita, terutama untuk mengukur passing grade, adik-adik harus mengikuti try out UTBK. Try out ini dapat diikuti secara off line atau pun on line. Untuk off line biasanya diadakan secara rutin oleh lembaga bimbingan belajar. Untuk on line juga ada, adik-adik dapat mengecek di internet, banyak lembaga bimbel yang mengadakan secara on line juga.

DISIPLIN

Untuk strategi yang terakhir merupakan strategi yang paling penting, yaitu disiplin waktu. Disiplin ini sangat berhubungan erat dengan poin pertama yaitu motivasi. Jika motivasi seseorang besar dan kuat pasti akan taat pada jadwal belajar yang sudah dirancang. Motivasi dan disiplin ini merupakan kemampuan intern yang dapat muncul pada diri masing-masing pelajar. Namun disiplin juga dapat ditingkatkan dengan pantauan dari orang-orang terdekat, misalnya orang tua. Di sini peran keluarga sangat penting untuk memantau kedisiplinan adik-adik.

Itulah strategi yang dapat adik-adik lakukan dalam mengoptimalkan waktu yang singkat ini. Semuanya dikembalikan pada diri masing-masing.  Sebagus apapun strategi, sekeren apapun tempat bimbel tidak akan ada pengaruhnya jika adik-adik masih berleha-leha. Selamat berjuang!

Kamis, 11 November 2021


Lolos PTN 2022? Intip Yuk!

Oleh Yeti Mulyati, S.Pd.

            Halo para sesepuh dan adik-adik kelas XII! Sekarang kita sudah masuk ke penghujung tahun atau penghujung semester ganjil. Sekedar mengingatkan sekitar awal semester genap tepatnya sekitar  bulan Februari , PTN di Indonesia sudah mulai mengepakkan sayapnya. Setiap sekolah baik negeri maupun swasta harus mendaftarkan akun sekolah sebagai gerbang adik-adik kita untuk masuk ke PTN. Nah, yang menjadi pertanyaan, sudah siapkah adik-adik menghadapi SBMPTN tahun 2022?

            Bagi siswa yang berprestasi di sekolah, masih mendapatkan kesempatan untuk mengikuti  SNMPTN. Namun itu pun belum menjamin lulus karena masih banyak saingan dari sekolah-sekolah favorit lainnya. Oh iya adik-adik atau para sesepuh tahu kan apa itu SBMPTN dan SNMPTN?  Nah sekarang kita akan kupas satu per satu sebelum kita membahas tips dan trik lolos PTN 2022.

            Perlu diketahui oleh para siswa dan para orang tua tentang SNMPTN dan SBMPTN. SNMPTN adalah singkatan dari Seleksi Nilai Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Kalau Anda yang pernah lulus tahun 1998 istilah ini dinamakan PMDK. Begitu pula SBMPTN yaitu singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Tahun 1998 disebut UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

            SNMPTN dan SBMPTN memiliki perbedaan, yaitu SNMPTN cara masuk ke perguruan tinggi negeri tanpa seleksi akademik. Siswa cukup mengupload data diri dan nilai raport. SNMPTN ini diajukan oleh pihak sekolah, tentunya untuk siswa yang berprestasi. Melalui jalur ini siswa hanya mengikuti seleksi administrasi saja. Berbeda dengan SBMPTN, yang dapat diikuti oleh semua siswa baik yang berprestasi maupun yang tidak. Pada jalur ini siswa mengikuti seleksi administrasi dulu kemudian seleksi akademik.

            SNMPTN dan SBMPTN diselenggarakan di seluruh Indonesia secara serentak dengan menunjuk kepanitian pada suatu lembaga yaitu LTMPTN. Lembaga inilah yang mengatur alur seleksi mulai dari pendaftaran sampai pengumuman. Setelah pengumuman seleksi,  kebijakan dikembalikan pada perguruan tinggi negeri masing-masing. Bagi yang tidak lolos SNMPTN atau pun SBMPTN dapat mengikuti jalur mandiri. Jalur ini di atur oleh perguruan tinggi negeri masing-masing dengan biaya yang cukup mahal.



            Wow begitu ribetnya ya, masuk PTN! Kenapa orang berbondong-bondong masuk PTN? PTN merupakan syurga bagi orang-orang yang memiliki ekonomi menengah ke bawah. Biaya pendidikan di PTN tergolong murah, bahkan banyak terdapat beasiswa. Meskipun murah pendidikan di PTN tetap berkualitas. Bahkan banyak orang-orang besar di Indonesia lulusan dari PTN. Makanya tidak aneh setiap tahun LTMPTN diserbu para pendaftar seluruh Indonesia.

            Tentunya dengan banyaknya pesaing seluruh Indonesia, maka para siswa dan orang tua harus pasang strategi agar dapat lolos SBMPTN 2022. Strategi itu harus dipasang jauh-jauh hari dari sekarang dengan merancang kegitan-kegiatan yang harus dilakukan. Tips yang paling utama adalah harus ada kerja sama antara siswa dan orang tua. Di sini anak dan orang tua harus berbicara dari hati ke hati. Jangan sampai keinginan anak dan orang tua bertolak belakang. Untuk mendapat keselarasan, keduanya harus membuang ego masing-masing. Jika orang tua dengan anak sudah selaras, selanjutnya pilih PTN dengan jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat siswa. Disini diperlukan kerja sama dengan pihak sekolah. Orang tua dapat konsultasi dengan pihak sekolah karena biasanya guru lebih mengenal minat dan bakat peserta didiknya. Atau dapat pula mengikuti Bimbingan Belajar (Bimbel) di luar sekolah seperti GO, Primagama, SSC atau yang lainnya. Di tempat bimbel ini biasanya setelah pendalaman materi selalu diadakan Try Out. Try Out ini sangat bermanfaat untuk mengukur passing grade nilai yang diperoleh anak. Apakah masuk atau tidak dengan PTN dan jurusan yang dituju? Itu dapat tergambar dari passing grade nilai tahun lalu. Biasanya tiap lembaga bimbel memiliki patokan nilai itu.

            Tips selanjutnya dating dari anak itu sendiri, yaitu disiplin. Di sini anak harus disiplin untuk belajar, baik di sekolah, di lembaga bimbel, atau pun di rumah. Ulang materi-materi lalu dengan mengerjakan soal-soal bekas SBMPTN tahun lalu atau tahun-tahun sebelumnya. Tips ini juga paling penting, karena belajar dengan kesadaran sendiri lebih mengasyikkan dari pada dipaksa. Orang tua cukup memantau dan berusaha menyediakan fasilitas yang terbaik demi keberhasilan anaknya.

            Pada intinya untuk lolos PTN diperlukan kerjasama antara anak, orang tua, dan pihak sekolah. Anak dan orang tua sebagai pemeran utama untuk keberhasilan lolos ke PTN. Pihak sekolah dan lembaga pendidikan lainnya hanya sebagai pendukung keberhasilan tersebut. Oleh karena itu anak dan orang tua harus selaras satu tujuan.


Senin, 31 Desember 2018



PART 1
GARUT-BEKASI

Hari ini mentari tersenyum memancarkan spectrum cahaya ke penjuru dunia. Pada hari itu juga aku, Susi beserta paman bergegas pergi ke Bekasi. Setelah berdiskusi dengan keluarga yang lumayan alot, akhirnya mereka mengizinkan aku dan Susi untuk melanjutkan pendidikan di Bekasi. Kami berangkat masih pagi karena jarak dari rumah ke terminal cukup jauh. Setibanya di terminal kami mencari bus tujuan Bekasi. Tak lama kemudian di terminal kami bertemu dengan tukang kuli pikul yang mengantarkan kami ke bus tujuan Bekasi. Tukang kuli pikul itu membantu membawa barang-barang kami. Kami menunggu beberapa saat untuk menunggu kursi bus terisi penuh. Setelah kursi bus terisi penuh, bus pun mulai melaju.
Berjam-jam kami diperjalanan. Kami berbincang-bincang sepanjang jalan untuk menghilangkan rasa jenuh. Akhirnya kami tertidur karena kelelahan. Singkat cerita kami pun tiba di Bekasi. Kami terbelalak melihat gedung-gedung dan bangunan yang menjulang tinggi. Maklum kami dari kampong tidak biasa melihat pemandangan seperti itu.
Setibanya di rumah bibi, seisi rumah menyambut kami dengan hangat. Maklum sudah lama tidak bertemu. Terakhir bertemu ketika lebaran di kampong kami. Bibi sibuk menyediakan minum dan makanan ringan untuk kami.
“Jam berapa dari kampung?” Tanya bibi setelah selesai menyiapkan makanan.
“Jam delapanan.” Jawab paman.
“Aduh lama gening nya. Macet apa gimana?” Tanya bibi. Kami berbincang-bincang dengan campur bahasa Sunda. Tak terasa suara adzan ashar berkumandang. Kami pun bergegas untuk mandi dan shalat.
“Gita, Susi kalian mau mandi?”
“Muhun” Sontak Susi menjawab dengan refleks. Bibi Bayu pun tertawa sambil berkata, “ Sekarang di sini biasakeun ngomong bahasa Indonesia, nya!” Susi pun tersipu malu sambil menganggukkan kepala. Ia berlalu pergi ke kamar mandi.
“Gita kenapa Mama sama Bapak nggak ikut nganter ke sini?”
“Ah kan udah ada paman yang nganterin.”
“Iya tadinya Bibi kangen. Tapi nggak apa-apa. Hmm…cing betah nya didieu. Sakola cing bener. Ulah ngecewakan mamah jeung Bapa.” Bibi menasehatiku dengan nada lembut.
“Insya Allah.” Jawabku dengan nada getir dan pilu karena teringat pada orang tua. Kini kami harus meninggalkan mereka, tinggal dengan Bibi demi untuk mewujudkan cita-cita kami. Tak lama kemudian Susii pun beres mandi.
”Git rek mandi?” Tanya Susi.
“Arek auh hareudang.” Jawabku sambil lari kecil menuju ke kamar mandi. Sementara itu Susi melaksanakan shalat Ashar.
***
Adzan Maghrib berkumandang bersahutan dari tiap masjid. Semburat matahari senja yang hendak pulang berwarna kuning keemasan. Aku dan Susi bergegas mengambil wudhu dan shalat maghrib. Tak lama kemudian Teh Dea anaknya bibi Bayu baru datang kerja. Kami pun bersalaman sambil berpelukan melepas rasa kangen.
“Kapan ke sini?” Tanya teh Dea.
“Tadi sore.” Jawabku singkat. Teh Dea hanya menganggukkan kepala. Sementara itu bibi sibuk menyiapkan makanan untuk makan malam. Setelah semua berkumpul, kami pun makan malam bersama. Jujur saja, seenak dan semewah apapun makanan yang dihidangkan bibi tapi tidak dapat mengalahkan enaknya masakan mama di kampung. Setelah selesai makan malam, kami berkumpul di ruang tengah sambil ngobrol-ngobrol.
“Besok kita belanja ya! Beli peralatan sekolah.” Ujar bibi. Aku hanya tersenyum canggung dengan ajakan bibi.
Ketika pagi-pagi buta, aku dan Susi bergegas membereskan kamar dan membersihkan rumah. “Gita alah didieu mah isuk keneh geus hareudang.” Ujar Susi.
“Nya Heueuh atuh didieu mah di kota lain di kampung.” Jawabku. Sambil mengerjakan pekerjaan rumah kami bersenda gurau. Setelah itu kami bergiliran mandi. Sambil menunggu Susi mandi, aku duduk di depan kipas angin. Jujur saja aku mulai tidak betah. Apalagi dengan suhu udara yang tidak bersahabat. Gerahnya minta ampun. Apalagi genteng rumah yang menggunakan asbes karena di sini kostan. Setelah Susi beres mandi aku pun langsung mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi.
“Gita, Susi beres mandinya?” Teriak bibi dari kostan sebelah.
“Beres Bi!” Jawabku dan Susi kompak.
“Ayo berangkat nanti keburu siang!”
“Iya Bi. Ini pakai kerudung dulu.” Jawab Susi. Stelah kami rapi, kami berngkat ke pasar untuk beli peralatan sekolah.
“Bi jarak pasar dari sini jauh nggak?”
“Lumayan nggak terlalu jauh.” Jawab bibi. “Oh iya, kita lewat sekolah baru kalian aja ya. Biar kalian tau.”
“Iya boleh Bi, penasaran banget nih.” Jawab Susi antusias. Tak lama kemudian kami sampai di depan sekolah kami.
“Tuh itu sekolah kalian.” Bibi menunjukkan sekolah baru kami. Susi pun tersenyum melihat bangunan sekolah yang bertuliskan SMK Karya Bakti. Aku perhatikan sekolah itu secara seksama. Dalam hatiku bertekad di kota ini aku akan mengejar cita-citaku. Di sekolah ini aku akan menimba ilmu. Aku akan buktikan pada dunia bahwa aku bisa berprestasi dan belajar hidup mandiri agar kedua orang tuaku bangga padaku.
Setibanya di pasar tanpa membuang-buang waktu kami pun langsung membeli alat-alat sekolah. Mulai dari seragam, sepatu, tas, dan alat tulis. Setelah selesai kami pun langsung pulang.
Bersambung....

Jumat, 28 Desember 2018

Resensi Novel


Cinta dan Benci Beda Tipis
Oleh: Yeti Mulyati


Judul Buku          : Love Me Love Me not
Pengarang           : Indah Nur Wakhid
Penerbit              : Media Pressindo
Kota Penerbit     : Yogyakarta
Tahun Terbit       : 2013
Cetakan              : ke-2
Tebal Buku         : 312 halaman

                Love Me Love Me Not, judul novel ini sekilas tampak biasa seperti cerita-cerita romantic pada umumnya. Apalagi dengan tampilan sampul yang sederhana. Namun Indah Nurwakhid dengan kepiawaiannya merangkai kata mampu mewujudkan cerita ini seolah-olah nyata dengan bentuk konfliks majemuk. Bagaimana tidak, penulis kelahiran Balikpapan ini menulis cerita dengan tema percintaan yang diawali dengan kebencian. Di sini penulis berhasil membuktikan bahwa cinta dan benci beda tipis. Dengan tokoh Vonda dan Reggie dipertemukan saling membenci tapi seiring dengan perjalanan waktu benih-benih cinta mulai tumbuh. Penulis mampu meramu cerita ini dengan kejadian miterius dengan adanya pembunuhan. Keadaan romantic, konyol, tegang, mengkhawatirkan bahkan kebencian bercampur aduk dalam cerita ini.
                Cerita ini dimulai dari perseteruan dua anak manusia yang saling bersaing. Vonda sebut saja salah satu tokoh anak perempuan yang dengan postur tubuh bulat memiliki sifat galak dan jahil. Dia sering menjahili, bahkan mengintimidasi temannya yang bernama Reggie. Rumah Reggie berseberangan dengan rumag Vonda hanya terhalang 3 meter oleh jalan aspal. Reggie seorang anak pengusaha yang sering ditinggalkan oleh kedua orang tuanya ke luar negeri untuk berbisnis. Dia sering dititipkan pada ibunya Vonda meskipun sering dijahili. Malah Reggie merasakan kehangatan kasih sayang kedua orang tua Vonda. Itulah alasan Vonda mengapa harus membenci Reggie. Dia cemburu merasa kasih sayang orang tuanya terbagi dengan Reggie.
                Pada akhirnya Vonda dan Reggie berpisah karena Reggie melanjutkan pendidikannya ke USA. Setelah beberapa tahun kemudian mereka dipertemukan lagi dengan kondisi sudah dewasa. Keduanya saling jatuh cinta, namun keegoisan mereka lebih kokoh sehingga keduanya enggan mengakuinya. Bahkan setiap bertemu pasti mereka bertengkar dan Vondalah yang memulai pertengkaran itu. Reggie yang merasa selalu terintimidasi oleh Vonda bertekad untuk balas dendam. Begitu pula Vonda tidak mau kalah dengan Reggie. Akhirnya mereka dipertemukan lagi di tempat kerja Vonda. Tak tanggung-tanggung ternyata Reggie menjadi CEO diperusahaan tempat kerja Vonda. Dari segi posisi tentunya Reggie menang satu kosong untuk Vonda.
                Ditengah perseteruan Vonda dan Reggie terjadi kejadian misterius, yaitu hilangnya Susan. Susan rekan kerja Vonda dan sudah 3 hari tidak masuk kerja tanpa kabar apapun. Padahal biasanya Susan selalu memberi kabar dimanapun dia berada. Vonda memiliki dua rekan kerja sekaligus sahabatnya yaitu Susan dan Edith.  Setelah tiga hari barulah terdengar kabar bahwa Susan meninggal di sebuah hotel  dengan keadaan tangan diikat. Menurut visum dari kepolisian tidak ada bekas tindakan kekerasan sedikit pun juga. Susan meninggal disebabkan karena kehabisan oksigen. Jadi tidak ditemukan sidik jari sebagai bahan bukti.     Tentunya setelah kematian Susan membuat Vonda dan Edith merasa ketakutan. Mungkinkah mereka sasaran selanjutnya seperti pembunuhan berantai yang ada di film-film. Vonda dan Edith merasa curiga pada Fabian rekan kerjanya. Pemuda ini berpenampilan menarik namun dingin jarang berkomunikasi. Tanpa disangka-sangka Vonda dan Edith menemukan foto-foto Susan di computer Fabian begitu akrab. Padahal selama di kantor mereka tidak pernah bertegur sapa.
                Karena  kecurigaan Vonda, akhirnya Vonda ingin menyelidiki kasus terbunuhnya Susan. Setiap pulang kerja, dia tidak langsung pulang tapi melakukan penyelidikan mulai dari hotel tempat terbunuhnya Susan sampai ke tempat kostannya. Di sinilah cerita mulai memuncak. Ketegangan demi ketegangan dan teka-teki  mewarnai cerita novel ini. Di sini mulailah Vonda mendapatkan terror demi terror yang semakin mendekatkan Vonda pada sang pembunuh.
                Di tengah kebingungan, secara diam-diam Vonda mendapatkan perlindungan dari dua laki-laki gagah dan tampan di kantornya yaitu Reggie dan Fabian. Tapi perlindungan dari mereka malah disalahartikan oleh Vonda. Vonda malah curiga bahwa Reggie atau Fabianlah yang membunuh Susan. Karena kecurigaan itulah membuat Vonda menjauh dari mereka. Kecurigaan itu semakin kuat setelah ditemukannya mayat Sissy di gudang file. Kepalanya berdarah seperti diserang oleh benda tumpul. Ketegangan semakin mencekam di kantor itu.
                Novel Love Me Love Me Not ini dapat dikategorikan dalam jenis novel misteri. Misteri pembunuhan dan misteri cinta Vonda dan Reggie. Novel ini cocok dibaca oleh remaja dan dewasa. Dengan tema cinta dan pembunuhan yang diramu sedemikian rupa membuat pembaca penasaran untuk menyelesaikan membaca novel ini. Namun dalam novel ini banyak menggunakan istilah teknologi sehingga untuk orang awam di dunia perteknologian sulit untuk memahami cerita ini. Namun secara keseluruhan alur cerita sangat menarik.

Senin, 24 Desember 2018

Cerdas Memilih Tempat Liburan Berkualitas untuk Anak

Sudah menjadi agenda tahunan, liburan sekolah semester ganjil berada di penghujung tahun Masehi. Tentunya hal ini menjadi agenda para orang tua untuk mencari tempat liburan yang tepat untuk anak-anaknya. Mengapa demikian? Alasannya karena pada penghujung tahun sebagian besar orang akan merayakan tahun baru termasuk anak-anak usia sekolah yang pada saat itu terbebas dari segala macam kegiatan sekolah. Ini akan menjadi alasan anak-anak untuk hura-hura bahkan sampai menimbulkan tawuran. Oleh karena itu orang tua harus mengambil posisi dalam mengelola liburan anak-anak agar tidak salah kaprah.




Secara psikologis anak membutuhkan refreshing untuk menge-fresh kembali kognitif dan psikomotornya selama KBM berlangsung di sekolah. Salah satu caranya yaitu dengan mengunjungi tempat-tempat liburan, mengerjakan hobi atau pergi ke luar kota untuk mencari suasana baru. Namun, jika anak-anak ingin mengunjungi tempat wisata sebaiknya orang tua jangan memberikan liburan secara gratis. Maksudnya anak harus menukarnya dengan prestasi yang dia peroleh. Atau jika anak kurang berprestasi di sekolah boleh ditukar dengan tugas-tugas rumah yang sesuai dengan usianya. Boleh jadi liburan ke tempat-tempat khusus yang diberikan para orang tua sebagai hadiah prestasi atau bonus karena anak menyelesaikan tugas rumah. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa tanggung jawab pada anak.

Nah, agar liburan anak berkualitas, para orang tua harus pandai mengelola liburan dan tentunya disesuaikan dengan budget keuangan. Selain itu para orang tua juga harus mempertimbangkan usia anak. Untuk usia anak SMP ke atas, Anda dapat menanyakan langsung pada anak. Kemudian mempertimbangkan keinginan anak dengan budget dan kualitas tempat yang diinginkan anak. Jika sesuai silahkan acc, namun  jika tidak sesuai beri pengertian agar anak  paham. Untuk anak usia SD sampai balita dibutuhkan pengetahuan orang tua untuk memilih tempat liburan yang berkualitas karena pada usia ini anak jarang protes. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan tempat berlibur anak:
Pilih tempat wisata yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal. Maksudnya adalah jangan sampai perjalanan ke tempat wisata memakan waktu setengah hari karena anak membutuhkan bermain bukan untuk duduk manis di mobil atau bus. Waktu bermain anak akan tersita diperjalanan. Selain itu kondisi tubuh akan menurun sehingga ketika di tempat wisata anak kurang bergairah bahkan bisa rewel.
Pilih tempat wisata out door.  Tempat wisata ini dapat mengeksplor segala kemampuan anak baik kognitif maupun psikomotor. Misalnya kebun binatang, pantai, atau kolam renang. Hindari tempat wisata in door karena tempat seperti ini membuat anak menjadi pasif.
Bagi Anda yang memiliki anak usia TK, SD, SMP, dan SMA sebaiknya memilih tempat wisata yang cocok untuk semua usia. Hal ini perlu didiskusikan karena kebersamaan dalam keluarga lebih penting. Jangan sampai mereka tercecer mencari tempat liburan masing-masing karena liburan sekolah ini harus dimanfaatkan untuk mendekatkan komunikasi dengan anak. Dengan kata lain semua anggota keluarga dapat bercengkrama merasakan kasih sayang orang tua.

Itulah beberapa tips untuk memilih tempat liburan bagi anak-anak. Para orang tua dapat mempertimbangkannya demi kebaikan perkembangan mental anak-anak. Jangan sampai liburan akhir tahun menjadi malapetaka bagi keluarga Anda

Rabu, 12 Desember 2018

CERPEN


Sapu Lidi
Karya Sari Rahayu
 

Jika kalian datang ke sebuah kampung yang dikenal dengan nama Randu Kurung, maka kalian akan menemukan sebuah gubuk bambu yang terlihat kumis (kumuh dan miskin). Pemilik gubuk ini tiada lain adalah Pak Rudi. Pak Rudi tinggal bersama istri dan ketiga anaknya. Yang sulung bernama Doni sedang mengenyam pendidikan di tingkat SMA. Sedangkan Nina anak ke-2 masih kelas 6 SD dan si bungsu bernama Nisa masih balita. Untuk menghidupi keluarganya Pak Rudi bekerja sebagai penjual sapu lidi keliling.

Pekerjaan Pak Rudi ini bukan tidak beresiko. Setiap kali memanjat pohon kelapa untuk mengambil daunnya yang kering kadang terpeleset dan jatuh. Namun tidak ada pilihan lagi, demi untuk memenuhi kebutuhan dia lakukan meskipun penghasilannya tidak seberapa. Daun kelapa yang kering itu dia sulap menjadi sapu lidi dibantu dengan anak sulungnya Doni. Kemudian mereka akan menjualnya berkeliling kampung atau kalau belum laku pergi ke kampung sebelah. Jika sapu lidinya terjual kadang dia mendapatkan uang sebesar Rp. 30.000,- atau tidak sama sekali. Sedangkan kebutuhan keluarganya melebihi dari hasil penjualan sapu lidi. Tetapi Pak Rudi tidak pernah menyerah atau mengeluh atas apa yang dialaminya.

Pada suatu hari Pak Rudi sedang berkumpul dengan keluarganya untuk makan malam. Setelah makan Doni bercerita tentang masalah bayaran untuk ujian minggu depan.
“Pak apakah sudah ada uang untuk bayar ujian minggu depan?” Tanya Doni dengan tatapan ragu.
“ Maaf nak, kebetulan belum ada uang untuk membayarnya, nak!” Jawab Pak Rudi sambil menghela napas.
“ Bagaimana dong Pak? Kalau tidak membayarnya Doni tidak akan bisa ikut ujian.”
“Hm, hmmm. Doakan saja agar Bapak bisa mendapatkannya, ya Nak!”

Pada siang harinya Pak Rudi sedang bekerja. Tiba-tiba Nina datang meminta uang untuk membeli susu buat adiknya. Pak Rudi pun bingung karena tidak mempunyai uang. Akhirnya Pak Rudi pergi ke warung Bu Titin untuk kasbon. Setelah diberi susu Nisa pun terdiam dari tangisannya. Kemudian Bu Siti datang pada pak Rudi melaporkan persediaan makanan yang sudah habis.
“Pa, makanan untuk sekarang sudah habis semuanya. Beras pun tak ada apalagi lauk pauknya.” Keluh Bu Siti.
“Sapu lidi ini belum laku, bagaimana Bapak bisa punya uang?” Jawab Pak Rudi.
“Lalu bagaimana dong Pak?”
“Pinjam lagi sama Bu Titin?”
“ Jangan ah Pak, malu. Bagaimana kalau ke Bu Salma atau ke Bu Ida?”
“Ya terserah ibu saja, yang penting anak-anak hari ini bisa makan.”

Bu Siti pun kasbon ke Bu Salma hanya untuk memenuhi kebutuhan beras. Itu pun tanpa lauk pauk hanya ditemani dengan mie rebus saja. Kadang mereka makan nasi hanya dengan garam saja. Namun Bu Salma tetap selalu bersyukur masih ada orang yang mau memberi kasbon daripada mereka tidak makan hari itu. Pak Rudi pun selalu bersyukur karena masih bisa makan dan diberi nikmat sehat.

Pada hari berikutnya Pak Rudi berkeliling ke kampung sebelah. Tak disangka di perempatan jalan tiba-tiba ada sebuah mobil berhenti didepannya. Ada seorang ibu paruh baya keluar dari mobil. Dia memborong semua sapu lidi Pak Rudi sebesar Rp. 300.000,- tanpa menanyakan harga satuannya.
“Ibu mau membeli semua sapu lidi saya sebesar Rp. 300.000,-? Padahal harga satuannya kan…” Omongan Pak Rudi dipotong oleh wanita paru baya itu.
“Pokoknya saya memborong sapu lidi Bapa. Mau tidak?”
“Oh iya mau, mau.” Jawab Pak Rudi tergagap. Akhirnya doanya terjawab juga. Dengan uang sebesar itu, dia bisa membayar uang ujian semesteran Doni dan membayar utang pada Bu Titin dan Bu Salma. Semua keluarga bersyukur meskipun uang tersebut tak seberapa. Namun dimata keluarga pak Rudi uang sebesar itu bisa meringankan beban keluarga. (Penulis adalah siswa kelas IX B MTs. Al-Mu'min)

Jumat, 07 Desember 2018

Opini


Gamang Menghadapi Usia 40 Tahun
Oleh Yeti Mulyati

                
Fitrah manusia tumbuh dan berkembang seiring dengan bergulirnya waktu. Begitu pula pertambahan usia terus merayap tanpa dapat dicegah. Namun kadang manusia tidak dapat menerima kenyataan, pertambahan usia yang semakin tua membuatnya gamang bahkan panik. Hal ini sering terjadi pada kaum hawa meskipun kaum adam pun tidak luput dari kepanikan. Menjelang usia 40 tahun akan terjadi perubahan fisik, bahkan masalah kesehatan pun mulai muncul. Inilah alasan kuat yang menjadikan mereka gamang terutama di kalangan wanita.

Memang tak dapat dipungkiri, pada usia 40 tahun akan terjadi krisis penampilan dan kesehatan. Hal ini disebabkan karena manusia kurang disiplin dalam mengkonsumsi makanan dan cara hidup sehat ketika usia muda. Misalnya metabolism melambat  karena berat badan pada sebagian besar wanita bertambah 6 kg antara usia 40 dan 55 tahun. Hal ini disebabkan karena banyak mengkonsumsi makanan cepat saji dan makanan yang digoreng. Gejala lainnya, tubuh mulai terasa nyeri. Sekitar usia 40 tahun persendian akan terasa sakit dan nyeri sehingga beresiko menderita kram kaki. Hal ini tidak akan terjadi jika kita sewaktu muda disiplin dalam mengkonsumsi makanan yang bergizi serta rajin olah raga.

Masalah lain yang timbul pada usia 40 tahun adalah tulang menjadi rentan menipis bahkan terjadi osteoporosis. Hal tersebut dapat dicegah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium yaitu sebanyak 1.000 sampai 1.500 miligram kalsium per hari. Pada usia ini juga, beban hidup dapat menjadikan seseorang stress karena pada usia 40 tahun rasa tanggung jawab semakin tinggi. Semakin tinggi tingkat stress maka akan berpengaruh pada penampilan fisik, misalnya mulai terlihat kerutan-kerutan tipis pada wajah sehingga terlihat tua.

Itulah fakta-fakta yang membuat orang gamang dalam menghadapi usia 40 tahun. Padahal fakta tersebut dapat ditepis dengan hidup sehat dan lebih disiplin dalam mengkonsumsi makanan. Begitu pula dalam ajaran Islam menyebutkan bahwa usia 40 tahun merupakan usia produktif. Pada usia ini manusia mencapai puncak kehidupan yang lebih baik terutama intelektual, emosi, dan spiritual. Pada usia ini manusia meninggalkan usia mudanya menuju usia dewasa. Seperti yang dijelaskan dalam QS. Al-Ahqaf ayat 15 bahwa Allah SWT berfirman, “Apabila dia telah dewasa dan usianya sampai empat puluh tahun, ia berdo’a, “Ya Rabb-ku, tunjukkanlah kepadaku jalan untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shaleh yang engkau ridhai. Berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.”

Nah, jika dihitung secara matematis pada dasarnya usia manusia yang mancapai 40 tahun, seorang anak adam telah melampaui 2/3 umurnya. Dengan demikian sisa 1/3 umurnya digunakan untuk menyempurnakan hal-hal yang tertinggal. Maka seyogyanya pada usia ini dijadikan muhasabah (mawas diri). Seperti yang dijelaskan pada QS. Fathir ayat 37 yang ditafsirkan oleh Imam Ibnu Katsir bahwa manusia apabila menjelang usia 40 tahun hendaklah memperbarui taubat dan kembali kepada Allah dengan bersungguh-sungguh. Apabila hal itu berlaku menjelang usia 40 tahun, maka Allah memberikan janji-Nya dalam ayat setelahnya, yaitu kematangan. Usia 40 tahun adalah usia matang bagi kita bersungguh-sungguh dalam hidup. Mengumpulkan pengalaman, menajamkan hikmah dan kebijaksanaan, membuang kejahilan ketika usia muda, lebih berhati-hati, melihat sesuatu dengan hikmah dan penuh penelitian. Meskipun demikian bukan berarti beramal soleh dan bertobat dimulai usia 40 tahun. Bagi para muda beramal soleh dan bertobat harus setiap saat karena kematian itu misterius, tidak tahu muda atau tua. Kalau sudah datang tak dapat dihindari. Artinya usia 40 tahun yaitu usia untuk meningkatkan kualitas hidup. Dari baik menuju arah lebih baik lagi.

Oleh karena itu, untuk anak adam tak perlu gamang menghadapi usia 40 tahun karena usia inilah untuk pencapaian kesempurnaan. Usia 40 tahun merupakan usia istimewa karena terjadinya kematangan intelektual, emosi, dan spiritual. Lihatlah di luar sana banyak orang yang berprestasi pada usia 40 tahun. Begitu pula banyak para pejabat-pejabat, elit politik yang sukses pada usia 40 tahun. Hal ini sudah sunatullah yang telah dimulai sejak zaman Rasulullah. Nabi Muhammad SAW diutus menjadi nabi pada usia 40 tahun. Begitu pula nabi-nabi yang lain kecuali Nabi Yahya AS dan Nabi Isa AS.

Dari penjelasan tersebut, maka jelaslah usia 40 tahun merupakan usia keemasan. Karena pada usia tersebut terjadi proses penyempurnaan,  inteletual, emosi, dan spiritual. Masalah perubahan fisik dikembalikan pada kedisiplinan kita dalam menjalankan hidup sehat. Toh, banyak anak manusia yang terlihat tua dari umur yang sebenarnya. Anak muda yang perutnya buncit-buncit karena banyak mengkonsumsi makanan dan minuman instan.